Mari Kita Renungkan !!!!
June 8, 2007
Untuk suami renungkanlah….
Pernikahan atau perkawinan menyingkap tabir rahasia bahwa isteri yang kamu nikahi tidak semulia Khadijah, tidak setakwa Aisyah , dan juga tidak setabah Fatimah. Justru isterimu hanyalah wanita akhir zaman yang punya cita-cita menjadi solehah.
Pernikahan atau perkawinan mengajarkan kita kewajiban bersama.
Isteri menjadi tanah, kamu adalah langit penaungnya.
Isteri ladang tanaman, kamu adalah pemagarnya.
Isteri seumpama ternak, kamu adalah gembalanya.
Isteri adalah murid, kamu adalah mursyidnya.
Isteri bagaikan anak kecil, kamu adalah tempat bermanjanya.
Saat isteri menjadi madu, kamu teguklah sepuasnya.
Ketika isteri menjadi racun, kamulah penawar racunnya.
Seandainya isteri tulang yang bengkok, berhati-hatilah meluruskannya.
Pernikahan atau perkawinan mengingatkan kita perlunya iman dan taqwa.
Untuk belajar meniti sabar dan mengharap ridhlo Allah SWT. Karena memiliki isteri yang tak hebat lah yang akan membuat kamu tersentak dari alpa. Kamu bukanlah Rasulullah SAW !!!..
Dan juga bukanlah Ali bin Abi Thalib.
Kamu hanyalah suami akhir zaman yang berusaha menjadi soleh… !!!!.
Untuk isteri renungkanlah. ..
Pernikahan atau perkawinan membuka tabir rahasia bahwa suami yang menikahi kamu tidaklah semulia Muhammad SAW !!!..
Tidaklah setakwa Ibrahim, dan juga tidak setabah Ayyub atau pun Segagah Musa.. apalagi setampan Yusuf.
Justru suamimu hanyalah lelaki akhir zaman yang punya cita cita membangun keturunan yang soleh.
Pernikahan atau perkawinan mengajar kita kewajiban bersama.
Suami menjadi pelindung, kamu adalah penghuninya.
Suami adalah nahkoda kapal, kamu penumpangnya.
Suami bagaikan aktor yang nakal, kamu adalah penonton kenakalannya.
Saat suami menjadi raja, kamu lah yang menikmati anggur singgasananya.
Seketika suami menjadi racun, kamulah penawar obatnya.
Seandainya suamimu bengis lagi lancang, sabarlah memperingatkannya.
Pernikahan ataupun perkawinan mengajarkan kita perlunya iman dan taqwa. Untuk belajar meniti sabar dan ridhlo Allah SWT. Karena memiliki suami yang tak gagah, justru akan membuat kamu tersentak dari alpa.
Kamu bukanlah Khadijah yang begitu sempurna di dalam menjaga, dan juga bukanlah Hajar yang begitu setia dalam sengsara.
Kamu cuma wanita akhir zaman yang berusaha menjadi solehah.
Justru itu wahai para suami dan isteri. Janganlah menuntut terlalu tinggi. Mengapa mendambakan isteri sehebat Khadijah, andai diri tidak semulia Rasulullah ?? Mengapa mengharapkan suami setampan Yusuf, seandainya kasih tak setulus Zulaikha ???.
Tidak perlu mencari isteri secantik Balqis, andai diri tidak sehebat Sulaiman.
DAN tidak perlu mencari suami seteguh Ibrahim, andai diri tidak sekuat Hajar.
Mari bersama-sama kita renungkan…
Entry Filed under: Uncategorized. .
2 Comments Add your own
Leave a comment
Some HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>
1. Deuta | June 22nd, 2007 at 9:16 pm
memang tidak ada yang sehebat seperti istri para rosul,
tapi q yakin smua wanita akan berusaha menjadi yang terbaik untuk para suami yang akn menjadi pemimpin NYa kelak.
aq pun yakin seorang pria akan menjadi pemimpin yang terbaik bagi kelNYa kelak,meski tidak sprt para rosul,,tapi aq yakin itu..
krna qta adalah manusia yang di ciptakan dengan memiliki banyak kekurangan,,
2. Alice Leony | July 13th, 2008 at 11:22 pm
This one is nice ^_^