Tukul Arwana

February 15, 2007

Tukul_arwana
Bagi temen2 di luar Indonesia mungkin masih ada yg belum kenal dgn
tokoh yg satu ini yg lagi naik daun di Indonesia. Naiknya gak
tanggung2, pake jet:). Tarif tokoh ini utk manggung ngemsi di sebuah
acara sudah mencapai Rp 30 juta!!!. Di bawah itu Tukul sudah terang2an
nolak. Tukul bilang tarif itu masih relatif murah dibanding seleb lain. Betulkah lebih murah? Kalau kita lihat tarif misalnya Inul dulu yg sebesar Rp 75 juta, tarif Tukul emang relatif murah. Tapi Inul kan kudu ngebor:). Tukul cuman modal congor doang..hehe.

Kenapa Tukul? Karena Tukul Arwana emang sosok menarik yg sekarang menjadi ‘idola’ semua pemirsa tivi di tanah air, khususnya TV7 yg sekarang bernama
Trans7.

Slogan ala Tukul "Kembali ke laptop", "cengengesan" dan "puas-puas-puas?" menjadi jargon yg sering terdengar di radio2 kawula anak muda. Dan gaya tepuk tangannya mewabah gak kalah sama wabah ‘flu burung’.

Apa modal seorang Tukul? Inilah ironinya. Mukanya yg ‘tidak elok’ justru menjadi daya jual seorang Tukul. Plus smart joke nya yg hampir selalu spontanius itu.

Tukul yg sering memasang nama Reynaldi (kita tahu ini nama seorang model-aktor yg terkenal bbrp tahun silam) juga sering mengaku sbg mantan ‘Cover boy’. Mana ada sih cover-boy dgn mulut mancung dan kumis lele?:) Tapi di situlah Tukul menciptakan ‘pasar’. Namanya tiba2 menjulang sejak jadi host "Empat Mata" yg diplesetkan inggris-nya jadi Faces-2-Faces oleh Tukul yg kadang tampil sok linggis-an. Gayanya yg ndeso itulah justru yg bikin penonton dan pengunjung acara jadi gerrrr!!!.

Tukul benar2 telah jadi icon hiburan masa kini. Kehadirannya selalu memberikan tawa dan lumayan jadi hiburan bagi rakyat yg sebenernya lagi banyak berduka gara2 sering ditempa musibah dan bencana alam ini.

Yg menarik, Tukul pernah hidup susah. Teman baiknya Tony, bercerita dulu sering memberi tumpangan pd Tukul dan malah sering membayarkan makan Tukul. Tukul dulu pernah mengembara dari panggung ke panggung, mengalami ratusan tolakan dari berbagai tempat hiburan. Kita masih ingat penampilannya yg kadang2 hadir bersama srimulat. Tukul praktis masih nobody waktu itu.

Dan terakhir sebelum ngetop, dia sering ‘ngetem’ di sebuah salon di daerah Kemang. Dan menurut info yg saya terima, Tukul emang nakal dan lucu. Tapi dia tidak pernah kurang ajar sama orang.

Tapi itu dulu. Sekarang..Tukul sudah mampu membelikan rumah mewah bagi ibu tercintanya. Dan juga bagi istri tercintanya dan anak puteri semata wayangnya. Mudah2an Tukul tidak silau dgn kekayaan dan lupa daratan utk minta kawin lagi.

Tukul adalah sosok jujur yg tampil ngocol apa adanya. Justru di situlah kejujuran Tukul menjadi jualan. Tukul tidak pernah terkesan munafik. Dalam sebuah kesempatan, Tukul enak aja ngocol bilang dia pernah mengalami ‘hilang nafsu’ gara2 melihat sesuatu yg ‘buruk’ dari pasangannya. Dan lawannya nembak "awas ya mas Tukul, apa istri di rumah gak mendengarkan?" Tukul tertawa lepas dan nyantai aja bilang "lha, saya kan sharing pengalaman aja…" dan loloslah Tukul dari ‘penghakiman’ massa.

Acaranya 4mata sekarang ditayangkan senin s/d jum’at di jam ‘gemuk’ yaitu jam 10 s/d 11 malam. Dan di stasiun tivi lain, Tukulpun sudah sibuk manggung dgn nama acara Buku Catatan Tukul.

Tukul telah membuktikan pada kita bhw kehidupan manusia itu bak putaran roda. Kadang di bawah hidup susah, tapi suatu saat bisa berbalik kita jaya dan hidup sukses.

Yg penting jangan berhenti berusaha. Dan hilangkan rasa benci thd sesama. Itu yg dilakukan Tukul. Dia tidak pernah mengeluh dan dengki iri hati. Dan Tuhan telah memberikan jalan terbaik bagi Tukul nampaknya.

Selamat utk Tukul. Keep up the good work!

Entry Filed under: Uncategorized. .



1 Comment Add your own

  • 1.    Toras  |  July 17th, 2008 at 9:15 am

    aku lek ndelok tukul, kyk koen pan…

Leave a comment

Required

Required, hidden

Some HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Subscribe to the comments via RSS Feed


Recent Posts

Archives