Surat untuk Calon Istriku
April 9, 2006
Buat Adek (Calon istriku) tersayang,
Rasanya aneh ketika aku menulis surat ini untukmu, kita belum pernah
bertemu. Aku tak tahu siapa, bagaimana, dimana, dan apa dirimu itu. Tapi
satu hal yang aku yakini bahwa kamu ada dan nyata.
Dek, sudah lama aku merindukan kehadiranmu. Lama aku menantimu dan terus
mencarimu. Aku sangat lelah dalam perjalananku. Tetapi selama ini yang aku
temui adalah mereka yang hanya singgah sesaat lalu pergi, dan bukan kau yang akan abadi di sampingku seperti kehendak-Nya.
Kau adalah belahan jiwaku, kekasihku, aku tak punya arti apa-apa tanpamu di
sisiku. Aku tak akan bosan mencarimu. Saat ini Tuhan masih saja
menyembunyikanmu dariku. Jodoh adalah suatu misteri. Tapi, aku yakin suatu
saat kita pasti dipertemukan dalam situasi yang dianggap tepat oleh-Nya.
Dek, Jika saatnya Dia telah berkenan mempertemukan kita, aku akan menjagamu, di sampingmu selalu, sampai batas waktu yang tak ditentukan. Sampai menjalani hidup yang abadi juga bersamamu. Aku selalu sayang padamu, merindukanmu, kini dan kelak.
Siapapun kau, aku yakin kau adalah orang yang sangat istimewa seperti
doa-doa yang aku panjatkan selama ini kepada Tuhan. Kau pasti jauh lebih
indah dari mereka yang hanya selintas dalam pandangan mataku.
Aku menantimu selalu. Semoga Adek dilindungi Tuhan selalu. Kau selalu dalam
hatiku. Siapapun kau, masih dirahasiakan Tuhan dariku. Aku jatuh cinta
padamu. Saatnya tiba, aku akan tahu bahwa itu kau, orang yang aku cari
selama ini dengan hatiku. Aku akan tahu bahwa itu kau, dengan mata hatiku.
Salam,
Entry Filed under: Uncategorized. .
Leave a comment
Some HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>
Subscribe to the comments via RSS Feed