…duhai semesta-ku…

April 6, 2006

Aku menjerit dalam keindahan yang begitu menjelita …
Kurangkul sedih kesedihan itu menjadi kebahagian…
Selembut pelita abadi membasahi naluri cintaku…
Tanyaku membekas hingga menjadi jawaban…
Aku datang padamu saat itu dengan membawa sejuta makna kasih…
Yang memerah bila tersaput kelam…
Sang yang indah kau tak hanya elok, bilamana…
Senyummu yang menguntai membasahi padang rumput yang kering …
Tapi di saat kau pun menjerit dalam sutra yang lembut bening masih tersimpan ayu mu …
Melepas perih …
Duhai dewi dapatkah aku terus memeluk mu …
Karena aku tak sangup melepas rasa dimana aku rasakan puncak bestari cahaya kemilau…
Baringkan kau dalam hatiku yang begitu jauh dalam melebihi antara bumi bulan
Dan matahari …
Hai keindahan senja yang keemasan,ingin kurasuki jiwamu hingga kita jauh begitu dekat …
Sang pengelana malam yang memancarkan pantulan titik…
Semesta ingin kuhadiahi dia dengan kau pengadilnya …
Setiap detak jantung dan nafasku …
Kupanggil namamu hingga tiada waktu suatu hari itu…

Entry Filed under: Uncategorized. .



Leave a comment

Required

Required, hidden

Some HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Subscribe to the comments via RSS Feed


Recent Posts

Archives