Cakrawala Cinta
November 29, 2005
Gemertak Karang Di Debur Ombak
Gemulai Nyiur Membelai lembut pantai
tersapu semilir hembusan sang kelana
menaburkan jarah - jarah hijau kehidupan
di gulungan permadani rumput terhampar
tersibak putih dalam tandan - tandan
di dalam nya rona mawar merah
Pernahkah engkau melihat nya
atau sekedar terlintas dalam ribuan benak
Sebuah cita rasa yang sepintas berlalu
prosa yang terdengar lembut kadang kuat menghentakan
sebagaimana air tetaplah air yang setia mengalir
tidak akan menjadi batu walaupun terpendam
tidak akan maya di usir mentari
hanya ini yang aku punya ,aku rasa
dan aku tiupkan sebagaimana cinta
bukanlah aku ,dia atau siapa saja
yang menjadi biru merah ataupun jingga.
Entry Filed under: Uncategorized. .
Leave a comment
Some HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>
Subscribe to the comments via RSS Feed